CONTACT

Senin, 24 Januari 2011

Pangkas Angka Kemiskinan Hingga 60 Persen

DUMAI. Seperti yang kita ketahui bersama dalam RPJMD Dumai tahun 2011 – 2015 Walikota menyebutkan bahwa Agenda penting lainnya dalam RPJMD adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang dilaksanakan secara berkesinambungan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat guna mengentaskan kemiskinan.
Konsep yang dibuat mengarah kepada percepatan pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan ekonomi dinilai mampu mengurangi angka Kemiskinan. Dan untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran itu, telah menjadi komitmen Pemerintah kota Dumai yang akan dipenuhi melalui berbagai strategi dan kebijakan.
Kata Wakil Walikota Dumai, H. Agus Widayat usai membuka Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan Jumat kemarin, Salah satu Strategi yang akan dilakukan oleh Pemerintah untuk menekan angka kemiskinan sesuai dengan kemapuan anggaran Dumai, dana hibah ini akan diserahkan keapda Masyarakat Miskin yang memiiki kemauan untuk menciptakan sebuah usaha kecil. “Sebagai contoh membuka tambak ikan, dengan usaha tersebut, Pemko akan memberikan Modal. Agar usahanya berhasil, mereka yang diberi modal akan dikawal oleh Dinas terkait, mulai dari pemberian pelatihan untuk membentuk SDM hingga mereka berhasil,” kata Agus Widayat
Melalui dana Hibah itu, pemko telah berkomitmen setiap tahunnya akan menyelamatkan 1000 KK dari kemiskinan, seperti yang dikatakan oleh Wawako, “Pemerintah kota Dumai telah berkomitmen untuk mengentaskan kemiskinan dikota Dumai, hingga lima tahun kedepan, kita akan memangkas angka kemiskinan hingga 60 persen, dan setiap tahunnya 1000 KK akan kita selamatkan dari Kemiskinan dengan cara memberikan dana Hibah atau modal untuk membuka usaha,” jelas Agus Widayat
Wawako juga mengatakan, fenomena kondisi kemiskinan di Dumai yang bertolak belakang dengan kehidupan mengindikasikan bahwa penduduk miskin di Dumai bukan disebabkan oleh kemiskinan alami, tetapi lebih disebabkan oleh kemiskinan struktural yang multi dimensional, yang disebabkan karena ketidak mampuan masyarakat dalam memperoleh hak yang paling mendasar dalam bidang ekonomi, sosial dan politik.
“Selain dana hibah, program UEK-SP yang diberikan sebagai modal usaha agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memperbaiki perekonomian Masyarakat agar sejahtera sehingga dapat menekan angka kemiskinan.” tukasnya 
Dan saya Berharap, Penanggulangan kemiskinan di Kota Dumai selayaknya didukung semua pihak, mengingat masalah kemiskinan sangat erat hubungannya dengan kebodohan, dan kebodohan ini harus kita lawan, karna salah satu Misi Dumai, Meningkatkan SDM yang professional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar